Saya menonton serial ini mulanya karena anak perempuan saya yang masih kelas I SD menontonnya (episode waktu Tapasya dan Ichcha kecil). Setelah plot berubah ke Tapasya/ Ichcha dewasa, anak saya tak menontonnya lagi. Tapi, saya yang malah penasaran ingin mengikutinya terus.....Judul Drama: Uttaran
Sutradara: Ketan Dubey
Pemain:
Sparsh Khanchandani sebagai Ichcha kecil
Ishita Panchal sebagai Tapasya Kecil
Vaishali Thakkar sebagai Damini Ragendra Bharti, ibunya Ichcha
Pyumori Mehta sebagai Divya Thakur, ibunya Tapasya
Ayub Khan sebagai Jogi Thakur, ayahnya Tapasya
Pratima Kazmi sebagai Sumitra Devi, neneknya Tapasya
Tina Dutta sebagai Ichcha dewasa
Rashmi Desai sebagai Tapasya dewasa
Nandish Sandhu sebagai Veer Singh Bundela
Gaurav Chopra sebagai Raghuvendra Pratap Rathore
Uttaran bisa dibilang merupakan salah satu serial terpanjang dalam sejarah film Bollywood. Episodenya sendiri mencapai 1549 episode. Uttraan rilis perdana di stasiun Colors TV pada awal Desember 2008 dan berakhir pada 16 Januari 2015. Kemudian rilis disiarkan di Indonesia oleh Antv sejak tanggal 21 September 2015 lalu.
Istilah Uttaran sendiri jika kita lihat dalam bahasa Inggrisnya adalah sepadan dengan kata discarded atau second hand (already used), yang dalam bahasa Indonesianya bisa diterjemahkan sebagai bekas atau diberi pemberian barang yang sudah digunakan. Jadi secara singkat "Uttaran" artinya bekas/sumbangan/buangan. Agaknya hal inilah yang menjadi tema utama serial drama terpanjang sepanjang sejarah itu.
Tidak berbeda dengan serial Bollywood lainnya, Uttaran juga menyajikan tema tentang kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Inti cerita pun masih berkisar pada penderitaan atau cercaan yang didapatkan oleh si miskin, seolah tanpa akhir, dan sikap semena-mena tanpa batas dari si kaya. Setiap pemirsa setia Uttaran harus bersabar dengan menantikan akhir yang seperti apa bagi Ichcha melalui serangkaian cerita yang rumit dan masalah yang tak berujung.
Secara garis besar, Uttaran terdiri atas beberapa bagian (Silkan pilih judul berikut untuk membacanya lebih lanjut):
Bagian pertama:
Kehidupan Masa Kecil Ichcha dan Tapasya Uttaran di episode-episode awal menyajikan kisah masa kecil dari 2 orang gadis kecil yang bersahabat dari latar belakang yang berbeda. Si Tapasya kecil lahir dari keluarga Thakur yang kaya raya, sementara itu berbanding terbalik dengan sahabatnya yang merupakan anak dari keluarga miskin yang ibunya bekerja sebagai pembantunya di rumah, namanya adalah Ichcha. Suratan takdir, sejak kecil Tapasya menganggap Ichcha adalah perampas ibu, ayah, dan kebahagiaannya. Hal ini juga diperparah dengan didikan salah dari neneknya.
Suratan takdir pula jika sejak kecil Ichcha dibiasakan oleh ibunya untuk selalu mengalah dan berusaha membahagiakan Tapasya hingga dewasa....
Bagian kedua:
Masa Remaja Ichcha dan Tapasya Rupanya ayah Tapasya yang bernama Jogi adalah salah satu penyebab kematian ayah Ichcha. Untuk menutupi perasaan bersalahnya, Jogi seringkali lebih menyayangi Ichcha ketimbang anaknya sendiri, sehingga kerap menimbulkan iri hati dan kesalahpahaman. Mungkin inilah awal dari segala masalah yang timbul, hingga berkelanjutan sampai bergantinya generasi, sifat Tapasya yang iri tak juga berakhir.
Bagian Ketiga:
Pernikahan Palsu Veer dengan Tapasya Sudah suratan takdir jika Ichcha tumbuh menjadi gadis yang selalu mengalah dan berusaha membahagiakan Tapasya.... Di hari pernikahannya, ia rela menyerahkan pakaian pengantin dan aksesorisnya kepada Tapasya dan menggantikannya duduk di pelaminan.Bagian Keempat:
Kehidupan Setelah Pernikahan Palsu Veer dengan Tapasya Setelah disuguhi pernikahan yang ditukar, penonton dapat terobati rasa marahnya. Kedok Tapasya bakal terungkap!! Suatu hari, Veer menangkap kejanggalan pada pergelangan tangan Tapasya. Ia ingat, pada saat Tapasya mendesaknya agar tak jadi menikah dengan Ichcha, pergelangan tangan gadis itu baik-baik saja. Kini mengertilah Veer akan peristiwa yang sebenarnya.Bagian Kelima:
Pertemuan Ichcha dengan Vansh Ichcha bisa mengubah takdirnya dan memberikannya kepada Tapasya. Tapi Tapasya tidak akan bisa mengubah takdirnya. Veer yang berencana merehabilitasi kakaknya, dipertemukan kembali dengan Ichcha di tempat rehabilitasi karena kebetulan anak didik Ichcha yang bernama Paras juga jadi pecandu. Vansh yang melihat kelembutan Ichcha, langsung jatuh cinta kepadanya. Bagian Keenam:
Kehidupan Ichcha Pasca Menikah dengan Vansh Pernikahan Vansh dan Ichcha bukanlah akhir dari masalah. Mulanya, Vansh begitu bahagia bersama Ichcha. Kelembutan Ichcha dan rasa cinta Vansh yang dalam terhadap Ichcha mampu melepaskan ketergantungan Vansh terhadap narkoba. Namun, sifat dengki Tapasya ditambah pernikahannya yg tidak diakui Veer, membuat Tapasya memfitnah Ichcha.Bagian Ketujuh:
Vansh Bunuh Diri dan Ichcha Menjanda Sebenarnya Vansh begitu mencintai Ichcha. Fitnah Tapasya bahwa Veer masih menjalin hubungan dengan Ichcha membuat cemburu berlebihan pada diri Vansh. Rasa cemburu yang berlebihan pulalah yang menyebabkan Vansh membuntuti saat Ichcha pergi dari rumah. Namun apa lacur, ternyata malah ia membuntuti Tapasya yang janjian ketemu dengan Sid di sebuah bangunan (kebetulan Ichcha dan Tapasya sama-sama naik bajaj dan memakai pakaian berwarna senada).Bagian Kedelapan:
Tapasya Diusir dan Ichcha Pasca Ditinggal Mati oleh Vansh Setelah rekaman bagaimana kejadian sehingga Vanhs menembak kepalanya sendiri diputar Veer di depan seluruh keluarganya dan keluarga Tapasya (termasuk di hadapan Tapasya, Ichcha, nenek Tapasya, dan Fushkar). Bagian Kesembilan:
Serial Uttaran Episode Cinta Ichcha dan Veer Akhirnya Bertaut di PelaminanVeer yang kini sendirian, dijodohkan kembali oleh ibunya. Kali ini dengan teman sepermainan Veer yang bernama Kinjal. Akan tetapi, saat hari pertunangan, Veer menerima kabar bahwa tempat peristirahatan Ichcha saat itu sedang terjadi kebakaran. Tanpa berfikir panjang, Veer pun menjatuhkan cincinnya dan lari untuk menyelamatkan Ichcha. Kinjal dengan lega hati melepas Veer pergi dan mendoakan semoga Veer berbahagia. Ternyata Ichcha tidak kenapa-kenapa. Veer pun melamar Ichcha di sana, dan langsung diterima. Pernikahan mereka sederhana, tetapi membahagiakan mereka berdua. Bagian Kesepuluh:
Serial Uttaran Episode Prahara Dendam Lama Pasca Ichcha dan Veer Menikah Mengetahui ada yang mencoba mencelakai keluarga itu, Tapasya dan Iccha pun sementara bekerja sama. Di tempat lain, Damini menawarkan diri untuk menjadi manajer di bisnis makanan milik tuan Thakur. Nyonya Thakur yang terlanjur cemburu mengira Damini ingin semakin dekat dengan suaminya, termakan hasutan Pushkar. Ia pun memperlakukan Damini dengan buruk.Bagian Kesebelas:
Serial Uttaran Episode Veer Dijebak dan Dipenjarakan Di rumah keluarga Bundela, Divya mengunjungi Tapasya dan mengkhawatirkan nasibnya. Tapasya meyakinkan ibunya bahwa ia baik-baik saja. Ichcha menelepon Tapasya saking paniknya. Tapasya, kakek dan ayah Veer menuju ke hotel. Mereka juga menelepon polisi untuk melaporkan kejadian itu. Tapi polisi sudah mendapat laporan tentang gadis yang dilecehkan. Bagian Keduabelas:
Serial Uttaran Episode Tapasya Melahirkan dan Menikah dengan Rathore Saat Veer keluar dari penjara, Ichcha meminta Tapasya untuk jujur pada Veer tentang anak yang dikandungnya. Tapi Tapasya menolak. Akhirnya Ichcha sendiri yang mengatakan semuanya pada Veer. Sayangnya, hasil tes dokter berikutnya menyatakan bahwa Veer tidak mandul. Bagian Ketigabelas:
Serial Uttaran Episode Ichcha Melahirkan dan Tapasya Tak Bisa Hamil Lagi Ichcha mulai merindukan untuk memiliki anak dari rahimnya sendiri setelah mengasuh dua anak secara kebetulan. Ichcha mengira Veer masih bersama Tapasya. Padahal Tapasya sudah memulai hidupnya yang baru bersama Rathore, sedangkan Veer yang kehilangan Ichcha memilih untuk kembali ke Amerika. Bagian Keempatbelas:
Serial Uttaran Episode Hadirnya Pria Mirip Vansh Di rumah keluarga Bundela, datang seorang lelaki yang sangat mirip dengan Vansh. Ia bahkan mengaku sebagai putra tertua dari keluarga itu. Nyonya Gunwanti menerima pemuda itu dan menganggapnya sebagai putranya sendiri. Sementara anggota keluarga yang lain menolaknya dan menganggapnya sebagai seorang penipu.. Sumber: Yadi's Web
0 komentar :
Posting Komentar